Tanaman Porang: Potensi Ekspor yang Harus Dimaksimalkan oleh Indonesia


Tanaman porang merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki potensi ekspor yang sangat besar bagi Indonesia. Tanaman ini dikenal dengan sebutan Amorphophallus muelleri dan memiliki umbi yang kaya akan manfaat. Potensi ekspor tanaman porang harus dimaksimalkan oleh Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Menurut Dr. Ir. Haryono, M.Si., ahli pertanian dari Universitas Gadjah Mada, tanaman porang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. “Umbi porang mengandung karbohidrat tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi dan memiliki nilai jual yang tinggi di pasar internasional,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia pun seharusnya memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan tanaman porang ini. Menurut data Kementerian Pertanian, luas lahan tanaman porang di Indonesia masih tergolong kecil, padahal permintaan pasar akan tanaman ini semakin meningkat.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu produsen utama tanaman porang di dunia. Kita harus memanfaatkan peluang ini dengan baik untuk meningkatkan ekspor dan devisa negara,” kata Menteri Pertanian, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, tanaman porang juga memiliki manfaat ekologis yang baik. Dengan sistem perakaran yang kuat, tanaman porang mampu mencegah erosi tanah dan menjaga keseimbangan lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan keberlanjutan pertanian di Indonesia.

Dengan potensi ekspor yang besar dan manfaat yang melimpah, tanaman porang memang layak untuk diperhitungkan sebagai komoditas unggulan Indonesia. Semua pihak, baik pemerintah, petani, maupun pelaku usaha, harus bekerja sama untuk mengoptimalkan produksi dan pemasaran tanaman porang ini. Dengan demikian, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu penghasil tanaman porang terbesar di dunia.